Kamis, 24 Agustus 2017

Histori serta Perubahan Sukajan Jaket dengan Ornamen ala Asia Timur

Histori serta Perubahan Sukajan Jaket dengan Ornamen ala Asia Timur
Akhir-akhir ini jaket dengan ornament bergambar naga, sakura, maupun serba-serbi asia timur ini tengah hits. Banyak kelompok artis, fashion blogger, dan tampak outstanding memakai sukajan. Sesungguhnya, apa sich sukajan ini? Bagaimana histori jaket kece satu ini? Disini

Warisan Perang Dunia II

Sekitaran 70 th. yang lalu, Perang Dunia Ke-2 selesai. Tentara Amerika yang awalannya miliki pangkalan militer di Yokosuka, satu diantara daerah di sekitaran Teluk Tokyo, mesti angkat kaki. Sebelumnya kembali pada negaranya, beberapa tentara memohon tukang jahit di Yokosuka menyulamkan peta Jepang serta sebagian motif oriental yang merefleksikan budaya Asia Timur di jaket militernya (mostly on the bomber jackets). Finally, jaket militer dengan embroidery naga, geisha, sakura, serta harimau itu jadi masa lalu masa pekerjaan mereka di Jepang. Arti sukajan juga keluar yang bermakna jaket dari Yokosuka. Sukai kependekan dari Yokosuka serta jan yang bermakna jumper (jaket) dalam bhs Jepang.



Pernah Di kenal dengan Rebel Image ala Gangster
Pada 1960-an, sebagian besar anak muda Amerika kenakan pakaian preppy look. Model itu mencerminkan status anak-anak yang rapi serta mapan. Di bagian beda, anak-anak yang anti kemapanan kenakan sukajan jadi bentuk kritik pada style preppy look yang dipakai anak muda Amerika itu. Pada akhirnya, keluar pemikiran kalau anak yang kenakan sukajan itu pemberontak, geng kriminil, serta rebel. Bahkan juga, di Jepang, image sukajan begitu lekat dengan Yakuza (satu diantara organisasi kriminil/mafia paling besar di Jepang).

Vintage Sukajan vs Moderen Sukajan
Motif vintage sukajan relatif lebih sederhana. Sebab, beberapa penjahit mengerjakannya handmade atau disulam satu per satu. Lain dengan sukajan versus moderen yang ditangani mesin jahit. Diluar itu, design ornament moderen sukajan lebih kompleks serta gabungan pilihan warnanya lebih bermacam. That’s why, moderen sukajan lebih colorful serta gambarnya juga lebih ekspresif. Satu diantara penjahit yang eksis mulai sejak jaman dahulu hingga saat ini menghasilkan sukajan yaitu TOYO Enterprise asli Jepang.

Dari Runway sampai Fashion Street
Banyak yang jatuh hati karna embroidery sukajan ini artistik serta catchy. Berpadu dengan jenis bomber jacket punya unit militer, sukajan jadi suvenir ciri khas Jepang yang paling ditunggu. Bahkan juga, fashion item itu telah masuk daftar koleksi fashionista waktu melenggang di runway. Sebagian high fashion designer serta label terkenal ikut memasukkan ide sukajan dalam koleksinya. Salah satunya, Valentino, Chloe, Adidas, YSL, Stella Mccartney untuk koleksi Resort 2016 ; Louis Vuitton pada edisi Spring Summer 2016 ; dan Isabel Marant, Zara, Comme des Garçons, serta Undercover. Koleksi itu menandai percampuran subkultur pada Amerika serta Jepang.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar